Cara membuat video TikTok yang aksesibel untuk lebih banyak penonton
Video yang aksesibel bisa dinikmati orang tuli atau kurang pendengaran, tunanetra atau kurang penglihatan, sensitif terhadap kedipan, atau sekadar menonton tanpa suara di tempat bising. Sebagian besar pekerjaannya hanya kebiasaan kecil.
Teks di setiap video bicara
Nyalakan teks otomatis lalu koreksi, atau tambahkan teks sendiri. Teks harus mengikuti ucapan dengan dekat dan tampil cukup lama untuk dibaca.
Tulis bunyi penting, seperti [bel berbunyi] atau [musik berhenti], kalau berpengaruh pada cerita.
Teks layar yang terbaca
Pakai teks besar dengan kontras kuat, seperti teks putih bergaris tepi gelap atau kotak latar solid. Hindari huruf tipis, warna terang di atas latar terang, dan teks di atas rekaman yang ramai.
Tampilkan teks minimal dua detik untuk setiap baris pendek.
Ucapkan apa yang ditunjukkan
Kalau inti sebuah klip adalah visual, ucapkan: 'yang kiri doff, yang kanan glossy'. Pembaca layar tidak bisa melihat videomu, dan banyak orang memalingkan mata sambil mendengarkan.
Tulis caption yang deskriptif. Ini membantu pengguna pembaca layar memahami isi video sebelum memutarnya.
Hindari efek yang berbahaya
Kedipan cepat dan efek strobo bisa memicu kejang pada penderita epilepsi fotosensitif. Hindari kedipan lebih dari tiga kali per detik, dan beri peringatan di awal kalau efek kedip tidak bisa dihindari.
Jaga musik di bawah suara bicara. Musik keras di bawah suara menyulitkan siapa pun yang pendengarannya berkurang.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah teks takarir perlu mencantumkan suara selain ucapan?
Perlu, kalau suara itu penting untuk cerita. Tambahkan catatan singkat seperti [bel pintu berbunyi] atau [musik berhenti] supaya penonton yang tidak bisa mendengar tetap paham.
Berapa lama teks di layar sebaiknya ditampilkan?
Minimal dua detik untuk setiap baris pendek. Pakai huruf besar dengan kontras kuat, misalnya teks putih bergaris tepi gelap atau dengan kotak latar solid.
Bagaimana cara aman memakai efek berkedip di video?
Hindari kedipan lebih dari tiga kali per detik karena bisa memicu kejang. Kalau efeknya memang tidak bisa dihindari, kasih peringatan di awal video.