Cara menulis naskah TikTok 15 detik
Video pendek terlihat spontan, tapi yang bagus biasanya direncanakan sampai per kalimat. Naskah 15 detik sekitar 35 sampai 45 kata yang diucapkan, jadi setiap baris harus benar-benar berguna.
Struktur empat baris
Baris satu: hook, pernyataan atau pertanyaan yang menyebut hasilnya. Baris dua: konteks, satu fakta yang perlu penonton tahu. Baris tiga: isi utamanya, tips, kejutan, atau hasilnya. Baris empat: alasan untuk bertahan atau kembali, misalnya 'part dua besok' atau pertanyaan untuk kolom komentar.
Tulis isi utamanya dulu, lalu mundur. Kalau kamu tidak bisa menyebut apa yang didapat penonton dalam satu kalimat, videonya belum siap.
Potong jadi setengah
Baca drafmu keras-keras sambil pakai timer. Kebanyakan draf pertama 25 sampai 30 detik. Buang salam, 'jadi intinya', dan apa pun yang mengulang hook.
Ganti deskripsi dengan visual. Kalau kamera bisa menunjukkannya, tidak perlu diucapkan.
Tulis untuk diucapkan, bukan dibaca
Pakai kalimat pendek dan kata yang memang biasa kamu ucapkan. Baca setiap baris dengan suara; kalau tersandung, tulis ulang barisnya, jangan dilatih terus.
Taruh kata paling penting di akhir kalimat. Tekanan suara secara alami jatuh di sana.
Jangan membaca di depan kamera
Hafalkan per baris, rekam tiap baris sebagai klip sendiri, lalu sambungkan. Menatap lensa di antara baris lebih mudah daripada menghafal 40 kata sekaligus.
Kalau memakai aplikasi teleprompter, taruh teksnya tepat di bawah lensa dengan huruf besar, supaya mata hampir tidak bergerak.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Berapa kata yang muat dalam naskah TikTok 15 detik?
Sekitar 35 sampai 45 kata yang diucapkan, jadi setiap kalimat harus benar-benar perlu. Draf pertama biasanya 25 sampai 30 detik dan perlu dipangkas setengahnya.
Struktur seperti apa yang cocok untuk naskah sangat pendek?
Empat baris: hook yang menyebut manfaatnya, satu fakta pengantar, inti atau hasilnya, lalu alasan untuk tetap menonton atau kembali. Tulis bagian intinya lebih dulu.
Bagaimana menyampaikan naskah tanpa terlihat membaca?
Hafalkan per baris, rekam tiap baris sebagai klip terpisah, lalu gabungkan. Melihat lensa di antara baris lebih mudah daripada menghafal seluruh naskah sekaligus.