Cara merekam voice over yang jernih di rumah
Voice over adalah narasi yang direkam terpisah dari gambar. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan kata-kata yang pas tanpa harus tampil di depan kamera, dan ini tulang punggung video tutorial, jalan-jalan, dan storytime.
Buat ruang kecil yang hening
Barang empuk menyerap gema. Merekam di dalam lemari penuh baju, atau di bawah selimut yang disampirkan di kursi, terdengar sangat profesional.
Pilih waktu paling sepi dan matikan kipas. Rekam sepuluh detik hening dulu supaya editor bisa mempelajari noise ruangan kalau perlu dikurangi.
Teknik dengan HP
Pakai aplikasi perekam suara, bukan kamera yang sering menambahkan pemrosesan. Pegang HP sekitar satu telapak tangan dari mulut dan sedikit menyamping supaya napas dan bunyi 'p' tidak langsung mengenai mic.
Bicara sedikit lebih pelan dan jelas daripada saat mengobrol. Narasi yang terasa alami bagimu biasanya terdengar terburu-buru saat diputar.
Rekam per bagian
Baca satu paragraf setiap kali. Kalau tersandung, berhenti sebentar, lalu ulang kalimatnya; kesalahannya bisa dipotong nanti.
Tepuk tangan sekali di awal. Lonjakan di gelombang audio memudahkan menyelaraskan beberapa take.
Sesuaikan dengan gambar
Edit suaranya dulu, lalu taruh klip di atasnya. Memotong gambar mengikuti ritme narasi terasa lebih mulus daripada memaksa suara masuk ke klip yang panjangnya sudah tetap.
Jaga musik latar jauh di bawah suara, sekitar seperempat kerasnya, dan turunkan lagi di kalimat penting.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Di mana tempat merekam voiceover di rumah supaya tidak bergema?
Di tempat yang banyak benda lembut, misalnya lemari penuh baju atau di bawah selimut yang disampirkan ke kursi. Pilih waktu paling sepi dan matikan kipas.
Apakah voiceover sebaiknya direkam pakai aplikasi kamera?
Lebih baik pakai aplikasi perekam suara, karena kamera sering menambahkan pemrosesan. Pegang ponsel sekitar satu telapak tangan dari mulut, agak ke samping.
Mana yang diedit duluan, suara atau klip video?
Edit suaranya dulu, baru susun klip di atasnya. Memotong gambar mengikuti irama narasi terasa lebih mulus daripada memaksa suara masuk ke klip yang sudah pas.